Seputar Publik / Opini

Kalau Alam Sudah Menegur

Catatan Hendry Ch Bangun FWK
Hendry Ch Bangun, Tokoh Pers Nasional Hendry Ch Bangun, Tokoh Pers Nasional

Saya pernah mengalami kejadian rada aneh. Saya hendak naik pesawat ke Indonesia Timur dengan jam terbang sekitar pukul 05.00. Karena sudah check-in online dan tidak ada bagasi, maka saya akan pesan taksi online sekitar pukul 03.15, sebab dari rumah ke bandara hanya sekitar 30 menit.

Entah mengapa saya terbangun, langsung mandi, bersiap, dan pesan taksi tanpa melihat jam. Belum 2 menit, ada yang masuk. Tak lama saya pun naik ke mobil dan terjadi percakapan.

“Pesawat jam berapa, Pak?”

“Jam 5 sih tapi saya nggak mau terburu-buru,” saya jawab. Saya belum melihat jam di HP, karena saya malas pakai jam tangan sejak bertahun-tahun.

“Kok Bapak cepat ambil penumpang,” saya tanya. Biasanya perlu waktu 10 sampai 15 menit untuk mendapat kendaraan. Baik dari Kawasan Bintaro, Ciputat, atau bahkan Pamulang, dengan jarak mencapai 5 km.

“Iya, Pak. Tadi sebenarnya saya dapat order. Sudah dekat, tahu-tahu dibatalkan. Saya berdoa mudah-mudahan ada yang order lagi. Ternyata orderan Bapak masuk,” katanya. “Padahal pesawat Bapak masih jam 5 dan ini baru jam 2 lebih sedikit.”

Tulis Komentar

Komentar