Pramono mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat menjadi salah satu rujukan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyusun program dan kebijakan.
Menurutnya, data yang akurat diperlukan agar kebijakan dan intervensi pemerintah dapat disusun berdasarkan kondisi ekonomi terkini serta lebih tepat sasaran.
“Data yang benar akan membantu pemerintah mengambil keputusan yang benar. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan sensus ekonomi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan pengecekan ulang terhadap mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang terdampak perubahan data desil.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan mahasiswa yang sebelumnya menerima KJMU tidak kehilangan akses pendidikan hanya akibat perubahan data yang masih membutuhkan verifikasi.
Pendataan SE2026 di Jakarta Capai 111 Persen
Sementara itu, Sekretaris Utama BPS RI Zulkipli mengatakan pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta sejauh ini berjalan lancar.
Komentar